Apa Perbedaan Kopi Arabika, Robusta, dan Blend

Kopi Tiga Gunung punya tiga varian, yakni Arabica, Robusta, dan Special Blend. Masing-masing varian tersebut punya keunikannya sendiri.

Arabika

kopi arabika

Kopi Arabica tumbuh di lahan ketinggian 700-1700 mdpl dengan suhu 16-20°C. Kandungan kafein kopi Arabica lebih rendah dibanding Robusta, kisaran 0,8 – 1,4 %, sehingga memiliki body (rasa pahit) yang rendah dan tingkat keasaman yang lebih tinggi. Kopi Arabica Tiga Gunung diproses dari green bean pilihan yang ditanam di sekitar lereng Sindoro, Sumbing dan pegunungan Dieng. Disangrai pada profil medium membuat aroma dan rasa khas Arabika muncul lebih tajam.

Robusta

kopi robusta

Kopi Robusta biasa ditanam pada ketinggian di bawah 1.000 mdpl dengan suhu 24-30° C. Ciri khas paling kentara Robusta yakni tingkat kafeinnya lebih tinggi, antara 1,7-4 %, sehingga lebih pahit dan keasamannya rendah. Kopi Robusta Tiga Gunung diproses dari green bean pilihan, hasil panen para petani di sekitar wilayah Wonosobo. Rasa yang muncul dari racikan kopi Robusta Tiga Gunung cenderung memiliki aroma cokelat dan kacang-kacangan.

Special Blend

spesial blend

Special Blend Tiga Gunung memadukan kopi Arabica dan Robusta dengan takaran tertentu sehingga menghasilkan aroma dan rasa yang unik. Ketika kopi masih panas cita rasa Robusta mendominasi, tetapi ketika kopi hangat Arabica dan Robusta seakan seimbang, dan saat kopi dingin rasa Arabica lebih terasa.

3 jenis kopi tiga gunung

Dengan tingkat gilingan medium Anda dapat menyeduh Kopi Tiga Gunung dengan berbagai metode: Tubruk, V60, frenchpress, Vietnam Drip, dll.

Incoming search terms:

  • kopi robusta wonosobo
  • Kopi ketinggian 135 mdpl
  • kopi tiga gunung

Add Comment